waktu

Disini ku berdiri terhampas sang kala

merindu sabda alam menanti isyarat hati

Ku tertelan kelamnya cahaya

tertusuk tajamnya ilalang berduri

Disini ku menanti hujan yang memeluk hati

yang mengalirkan jiwa kemuara pagi

Ditempat kau berdiri dengan senyum pelangi

bagai hujan dipeluk cahaya, dibias sunyi

(on 22 01 2009. kutulis dalam kerinduan dan kebimbangan)

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.